March 31, 2021
/
Bisnis

MACAM-MACAM TIPE NAMA BRAND UNTUK INSPIRASI ANDA MEMBUAT NAMA BRAND

Brand – Di tengah ribuan perusahaan PT/CV yang sudah tersebar di Indonesia. Apakah Anda sudah tahu cara menjadikan nama perusahaan terdengar menarik dan meninggalkan kesan untuk pelanggan?

Karena, di luar sana, pasti tidak sedikit dari orang-orang yang menentukan nama brand perusahaannya tanpa pertimbangan yang matang. Serta, tanpa memperhatikan aspek lapangan, dalam artian apakah nama ini akan mudah diucapkan oleh pelanggan nanti? apakah akan mudah untuk dicari di internet? dll.

Padahal, jika memang Anda memiliki keinginan untuk membuat perusahaan Anda ini berbeda dengan yang lain serta memiliki kesan bagi calon pelanggan maka diperlukan banyak sekali pertimbangan guna mendapatkan hasil yang memuaskan.

Sehingga proses yang cukup lama merupakan salah satu kunci untuk dapat menemukan nama brand yang tepat. Namun, proses yang cukup lama ini dapat lebih dipersingkat apabila Anda mengetahui apa saja jenis-jenis nama banyak digunakan oleh brand-brand besar guna mendapat inspirasi serta mengetahui bagaimana cara membuat dan menentukan nama brand yang tepat.

MACAM-MACAM TIPE NAMA BRAND YANG DIGUNAKAN OLEH BEBERAPA BRAND BESAR

Hingga kini banyak sekali kita temukan perusahaan – perusahaan yang menggunakan nama PT atau CV mereka sebagai nama brand untuk perusahaannya. Bukan berarti hal ini merupakan hal yang salah, akan tetapi pilihan seperti ini kurang tepat.

Lagi pula Anda memang diperbolehkan menggunakan nama brand yang berbeda dari nama PT atau CV Anda.

Kemudian, sebelum kita memasuki apa saja macam-macam tipe nama brand yang dapat kita jadikan inspirasi sebagai nama brand kita. Mari terlebih dahulu, kita ketahui apa saja kriteria yang membuat nama PT atau CV kurang cocok untuk dijadikan sebagai nama sebuah perusahaan, yaitu:

  • Sulit untuk ingat
  • Sulit untuk diakses, seperti karena namanya terlalu panjang atau terlalu rumit sehingga sulit untuk diketikan di internet
  • Sulit untuk di desain, seperti karena sekali lagi jika namanya terlalu panjang designer akan menjadi lebih sulit dalam membuat logo yang simpel dan nyaman untuk dipandang (meskipun hal ini juga bergantung pada designer itu sendiri)

Kini sudah mengetahui hal-hal apa saja yang perlu Anda hindari dalam membuat nama brand perusahaan. Lalu, apa saja macam-macam tipe nama brand yang banyak digunakan oleh brand-brand besar yang ada di dunia serta dapat kita jadikan inspirasi atau acuan dalam membuat nama brand perusahan kita. Berikut adalah macam-macam tipenya:

1. Eponymous

Untuk tipe nama brand yang pertama ini diambil dari penggunaan nama atau tokoh masyarakat. Dimana dijadikan sebutan untuk benda lain secara umum.  Untuk menggunakan tipe nama brand yang satu ini memang Anda memerlukan banyak sekali pertimbangan. Hal ini dikarenakan diperlukan upaya untuk membuat brand menjadi mandiri tanpa harus ada kehadiran pemilik. Karena terkadang konsumen loyal pada pemilik bisnis bukan pada bisnis itu sendiri.  Dan berikut ini sebagai contoh pengambilannama brand dari eponymous diantaranya:

  • Adidas merupakan merek untuk produk olahraga yang terkenal.
  • Keds untuk produk sepatu jenis sneakers
  • Honda merupakan merek untuk semua jenis kendaraan
  • Sanyo untuk merek mesin pompa air

Brand dengan tipe nama eponymous

2. Deskriptif

Untuk tipe nama brand yang kedua adalah deskriptif. Tipe nama brand yang satu ini bisa dibilang cukup sering dijadikan pilihan. Sebab diambil dari deskripsi kegiatan perusahaannya. Dengan kata lain, nama brand ini diambil dari manfaat produk. Baik dari sisi fungsional maupun emosional.  Contoh nama brand ini seperti Tokopedia, BukaLapak, Hawa Gyem dll. Untuk penggunaan nama ini sudah pasti cukup memudahkan konsumen untuk mengingat value dari brand tersebut. Serta memudahkan pemasar untuk membuat asosiasi visual brand dalam komunikasi pemasaran.  Dengan menggunakan nama ini Anda harus melakukan pengecekan lebih dalam, agar tahu nama brand ini sudah digunakan oleh brand lain atau belum.

 

Brand dengan tipe nama deskriptif

3. Akronim

Sesuai dengan namanya, jenis tipe nama brand yang satu ini menggunakan singkatan atau gabungan huruf sebagai nama dari suatu brand Anda. Biasanya singkatan ini diambil dari huruf pertama dari setiap kata atau penggabungan kata menjadi frasa. Untuk pemberian nama yang terlalu panjang bisa disingkat untuk mempermudah konsumen dalam mengingat brand tersebut. Brand ini pun yang sering digunakan adalah BCA, BNI,CFC dll. Hal yang harus menjadi pertimbangan Anda adalah singkatan harus dibuat tetap mudah diucapkan.  Singkatan yang terlalu panjang terutama huruf konsonan akan mempersulit untuk diingat.

 

Brand dengan tipe nama Akronim

4. Sugestif

Tipe nama brand yang satu ini digunakan dengan mengambil dari satu kata atau dapat gabungan 2 kata atau juga bisa plesetan kata. Namun, kata yang digunakan ini sudah pasti memiliki arti atau makna yang terselubung di dalamnya. Untuk brand tipe ini yang diambil ini dapat berupa Facebook, Uber, hingga Pinterest.

Brand dengan tipe sugestif

5 LANGKAH YANG BISA ANDA GUNAKAN UNTUK MENEMUKAN NAMA BRAND YANG TEPAT

Kini Anda mungkin sudah mendapatkan ide untuk nama brand Anda. Namun, alangkah baiknya Anda tidak secara cepat langsung mengeksekusi ide nama tersebut untuk benar-benar dijadikan sebagai nama brand Anda.

Karena seperti yang kita tau, untuk menemukan nama brand yang tepat membutuhkan waktu dan proses terlebih jika Anda ini tidak tahu harus memulainya dari mana. Nah, bagi Anda yang saat ini tengah mengalami kesulitan atau bahkan mungkin sudah memiliki ide untuk menggunakan nama brand seperti apa, terdapat bebrapa langkah yang dapat Anda gunakan dalam membuat dan menentukan nama brand yang tepat. Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda ikuti untuk membantu Anda:

1. Mengartikulasikan jantung brand Anda

Langkah pertama yang harus Anda lakukan dengan memahami apa sih visi, misi, tujuan, dan nilai dari perusahaan yang Anda miliki. Mungkin hal ini terdengar sepele. Akan tetapi tahukah Anda, jika hal fundamental seperti ini dapat berpengaruh pada segala tindakan yang akan Anda lakukan kedepannya.

 

2. Pastikan merancang nama yang unik dan singkat

Langkah kedua yang perlu Anda lakukan adalah menaruh mindset di pikiran Anda untuk merancang nama yang unik dan singkat pada brand Anda. Karena jika nama untuk brand ini memang memiliki kedua sifat ini, nama brand dapat membawa banyak keuntungan pada bisnis yang dijalankan. Dimana untuk nama brand yang unik dan singkat ini nantinya akan lebih mudah diingat oleh konsumen. Dianjurkan pada pembuatan nama brand yang singkat, pemilihan nama brand sebaiknya hanya menggunakan satu sampai dua kata saja. Tidak lupa untuk mengenal dan selalu memperhatikan segala aspek keunikan yang dimiliki bisnis Anda guna membantu Anda dalam menemukan nama yang unik dan pas.

 

3. Brainstorm

Langkah yang ketiga yang perlu Anda lakukan adalah brainstorm. Pada tahap ini,  ide – ide terkait soal nama brand perlu dikemukakan sebanyak mungkin. Bahkan bila bisa, Anda dapat melakukan brainstorming bersama anggota – anggota lainnya.  Dalam hal ini, menuliskan 15 - 20 nama ini merupakan batasan yang sudah pas. Untuk mempermudah berlangsungnya brainstroming, Anda pun juga bisa menggunakan berbagai macam tipe nama brand sebagai referensinya untuk mengungkapkan ide.

 

4. Cek nama brand yang memang sudah Anda pilih

Langkah yang keempat adalah Anda pun bisa dan harus melakukan cek nama brand yang sudah terpilih. Setelah melakukan pengecekan, melihat apakah diantara 15-20 nama brand ini sudah ada yang digunakan atau belum, nama-nama brand ini akan secara tidak langsung terseleksi. Lakukanlah seleksi hingga menyisakan hingga 3 nama yang tersisa. Meskipun somehow, 15-20 nama terpilih ini belum sama sekali digunakan, pastikan Anda menyeleksinya sendiri hingga menyisakan 3 nama.

 

5. Jangan lupa untuk melakukan test

Untuk mendapatkan hasil brand yang benar-benar tepat, maka langkah kelima yang bisa Anda lakukan adalah melakukan test dan riset. Hal ini dilakukan untuk menentukan manakah diantara 3 nama yang Anda sudah seleksi ini yang memiliki hasil terbaik dilapangan. Test dan riset ini dapat dilakukan dengan cara:

  • Pertama, Anda bisa membuatlkan anding page yang sama persis untuk ketiga nama pilihan tersebut. Sehingga Anda hanya perlu mengganti logonya saja.
  • Kedua, lakukan pengiklanan lewat FB ads, google ads, atau ads lainnya agar landing page ini dapat dilihat oleh para target pelanggan Anda selama seminggu.
  • Ketiga, lihatlah diantara ketiga brand tersebut. Dimana yang memiliki jumlah konversi terbanyak.

Nah, setelah langkah – langkah ini Anda lakukan. maka Anda akan memiliki perkiraan yang lebih pasti dalam menentukan nama brand perusahaan.  Langkah ini dapat Anda lakukan apabila Anda ingin mendapatkan hasil yang memuaskan.

Layanan Pembuatan Legalitas Perusahaan Yang Tepat Serta Berpengalaman

Nama dari suatu brand akan selalu menjadi hal pertama yang akan dilihat oleh para pelanggan. Sehingga hal ini pun harus mendapatkan pertimbangan pemilihan yang serius.

Setelah Anda menemukan nama brand perusahaan yang pas untuk Anda, tentu hal ini bukanlah akhir dari perjalanan menuju kesuksesan.

Masih terdapat banyak hal pula yang perlu Anda perhatikan guna dapat memaksimalkan fungsi nama brand dalam memperoleh tujuan Anda yang mana salah satunya dan perlu Anda lakukan sebelum menjalankan usaha Anda adalah melakukan pengurusan legalitas perusahaan.

Kami, My Legalitas, menyediakan layanan legalitas baik dari pembuatan PT, CV, Yayasan/Perkumpulan, dan dengan disertai pula Virtual Office bagi yang membutuhkan. Guna membantu para pengusaha dalam memulai usahanya, terutama pada wilayah Jabodetabek, kami senantiasa memberikan pelayanan jasa legalitas tersebut tentu secara profeional, cepat, dan biaya terjangkau.

Sehingga janganlah ragu menjadikan kami sebagai partner dalam mengurusi urusan legalitas perusahaan Anda.

SUMBER

https://www.columnfivemedia.com/how-to-choose-a-brand-name.